Rabu, 31 Oktober 2012

Penang Island

Pagi di Penang, Malaysia.

Umumnya orang mengenal Penang sebagai pusat wisata kuliner dan juga pusat perawatan kesehatan yang berkualitas dengan harga terjangkau. Namun tak banyak yang mengetahui bahwa Penang - bersama dengan Malaka - telah ditetapkan oleh Unesco sebagai Heritage Site karena di pulau ini banyak terdapat peninggalan bersejarah yang terawat dengan baik. Hal ini lah yang mendorong kami untuk berkunjung ke Penang.

Tiba di stasiun Butterworth
Petualangan kami dimulai dengan menaiki kereta malam Senandung Mutiara SM 22 dari KL menuju Butterworth, kota di pantai barat Malaysia yang berada tepat di seberang Pulau Penang. Kedua kota yang dipisahkan oleh laut ini dihubungkan oleh jembatan Penang Bridge yang merupakan jembatan terpanjang di Asia Tenggara dan juga oleh ferry yang beroperasi sejak pagi hingga larut malam. Bagi penumpang kereta api, cara terbaik untuk menuju Penang adalah dengan menaiki ferry karena selain harganya murah (MYR 1,20 per orang), lokasi terminal ferry ini juga hanya beberapa langkah dari stasiun kereta api Butterworth. Selain itu ferry berangkat hampir setengah jam sekali sehingga calon penumpang tak perlu menunggu lama. Yang menarik adalah, hanya para penumpang dari Butterworth menuju Pinang yang harus membayar tiket ferry, sedangkan penumpang dari Penang menuju Butterworth tak perlu membayar sesenpun. Maka kalau Anda berniat berniat wisata daytrip di Penang dan kembali ke KL dengan kereta malam dari Butterworth, tak perlu membayar lagi saat menaiki ferry dari Penang. Hemat kan?


Penang dilihat dari ferry

Jembatan Penang dari kejauhanPenang Island

Ikuti "petualangan" kami menjelajah Penang di halaman-halaman berikutnya!